25.1.12

Satu rindu untuk mu kawan...


Kitaro shimmering horizon. Mengalun indah melalui audio alat ini. Indah. Aku seolah ntah berada dimana. Ntah. Ntah. Ntahlah..

Tarakhir, aku sempat mendengarnya di tempat graduasi  dlu. Malam ini. Ya, selalu saja malam. Karna waktuku hanya malam yang kupunya untuk merangkai berjuta cerita dan kisah.

Terpesona dengan pemandangan alam yang indah. di alam pikiranku. Hijau. Aku benar-benar tergila-gila dengan warna itu. Sama tergila-gila nya ketika menatap keindahan pesona alam raya ini.

Sempat aku pergi kelaut walau tak berapa lama. Hanya 30 menit atau bahkan lebih sedikit dari itu. Tapi aku sudah begitu terpana dengan keindahannya.

Sempat aku berjalan menyusuri kota mencoba merenungi setiap jengkal kehidupanku. Selangkang demi selangkah mencoba menatap dunia. Bertanya apakah aku ini musafir yang singgah saja?? Didunia...

Sempat aku mendaki gunung. Teringat waktu kecil dulu. Bapak selalu membawaku berpetualang ntah dimana letaknya aku sudah sangat lupa. Tapi Ya Tuhan.. tempat itu sangat memberikan aku banyak hal tentang mengenal pencipta. Ntah kekuatan apa yang kemudian menelisik dalam kalbuku. Keimanankah itu namanya?? Meninggalkan kenangan indah tentang Ketuhanan di benakku. Aku merasakan kasih Allah mengguyur perasaanku. disaat berjalan.. melihat, merasakan dan mendengar.

Alam mengajarkan aku bertasbih...

Mengagungkan namaNya dalam hati.

Berbisik memohon pertemuan terindah dengan Rabbul ‘alamin..


Dulu sewaktu berseragam putih abu. Aku dan kawan-kawan remaja mesjid pun sangat suka petualangan alam. Kami bilang “Rihlah”. Satu kegiatan penambah iman untuk merasakan kebesaran kekuasaan Tuhan. Dengan tadabur alam.

Kini aku rindu masa-masa itu..

Hm, tentu saja aku dan kawan-kawan baru masih bisa melakukannya. Dengan cara kami yang baru.

Puji syukur padaMu Rabb.. karena telah mempertemukan aku dengan mereka.. kawan-kawan yang tak pernah lelah berjuang demi kebenaran dan keadilan (walo kata-kata ku rada klise. Namun memang begitu adanya. Mau dikata apa!) juga kawan-kawan yang tak pernah menyerah untuk menang dalam kebenaran. Kawan-kawan yang tak pernah putus asa mengharap rahmat, ampunan dan kemenangan hakiki. Kawan-kawan yang berkata benar terhadap yang benar dan salah terhadap yang salah. Terimakasih banyak Rabb... karena Engkau yang telah membuka mata hati kami dan memperlihatkan yang benar itu benar dan yang salah itu salah hingga kami mampu mengikutinya..

Duhai Tuhan yang memberi warna hitam pada langit malam dan warna cerah pada siang. Sampaikan pesan rinduku untuk mereka kawan seiman yang tetap teguh diatas panji kebenaranMu.. yang azamnya kuat membela agamaMu.. yang marah hebat ketika Hukum islam di injak-injak secara langsung maupun tidak...

Tuhan..  sesak dadaku akan kerinduan ini. Rindu berkasih sayang dengan mereka kawan lama yang hilang jumpa. Ntah bagaimana dengan nasehat-nasehat itu.. sudah tinggal tulangkah? Kemana dagingnya.. Tuhan aku sungguh-sungguh merindukan mereka. 

Kembalilah kawan..

Mungkin hanya rangkaian doa yang kurajut untuk mereka.. doa yang berpilin indah kelangit..

Biar Tuhan yang menyampaikan kerinduan ini lewat cara indahNya...

#hawra al’aen# 19:52 + 250112
@kamar tercinta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar