Denting
rasa ini terasa merasuki jendela hati.. berbisik-bisik dengan kesunyian.. malang
nasib tak lagi terhiraukan.. lalui hari dengan kepedihan.. terdengarkah oleh
penduduk bumi? Kukira tak seorangpun hendak mendengar keluh-kesah ini.. lantaas
pada siapa aku mengadu.. sontak rasa perih menyelimuti diri ini seolah begitu
cela zaman nan rusak di timpa bencana krisis aqidah yang multidimensi.. dimana
akhir dari kesedihan yang seolah menjadi pemusnah segala ketentraman dan
kedamaian hidup di dunia ini? Apakah kesedihan ini akan terus berlangsung tanpa
henti dan malah menjadi denyut yang berdetak kencang hingga tak lapuk sepanjang
hidup..
Selalu..dan
selalu dirindukan..tapi benarkah hanya aku seorang diri yang hanya
merindukannya..
Dimanakah
penduduk bumi yang juga rindu akan kedatangannya?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar